Refleksi Idul Fitri Tahun 2009

Posted on December 13, 2009 by kiky-rose.
Categories: dream.

Sialnya…mudik ke Malang dompetku dicuri orang. Tasku disilet. Dompet baruku, uangku, kartu identitasku (aku sebel mengingat harus kuurus semuanya sendiri!), juga foto-fotoku.

Hmh…kenapa orang itu melakukan hal tercela di bulan fitri ini? Aku tidak akan pernah memaafkannya.

Tapi, aku baru tahu H+1 itupun malam hari saat aku akan menaruh uang THR ke dalam dompet. Sekarang aku puyeng membayangkan harus mengurus kartu-kartuku.

Pulangnya, novelku ketinggalan. Aku akan penasaran terus dengan akhir kisah Kinanthi di novel karya Tasaro GK. Sial!

29 September 2009

Sebenarnya puyeng juga harus membayangkan betapa panjangnya perjalanan (cie…!) untuk mengurus identitas. Tapi alhamdulillah, KTPku hari ini sudah selesai dan akan dikirim oleh bapakku. Awalnya aku malas mesti mengurus KTP, tapi begitu kulihat salah satu persyaratan lomba cerpen adalah fotokopi kartu identitas (yang punyaku hilang semuanya!) akhirnya aku harus cepat-cepat mengurus dan harus sudah selesai sebelum tanggal 3 (batas waktu pengiriman!).

8 Oktober 2009

Sekarang dompetku terisi 3 kartu. KTP, ATM, dan KTM. Alhamdulillah, bisa kuurus dengan lancar. Walaupun tadi pas ngambil ATM sempat memalukan. Biaya operasional Rp 10.000,00 aja aku nggak bawa. Ya ampun, sepertinya aku dateng ke bank dengan sangat kerenya…

Ya ampun, jadi malu aku!

Begitulah sekelumit cerita tentang ribetnya mengurus identitas. Ya ampun, yang paling fatal adalah hilangnya kartu ATM. Harusnya, aku cepat - cepat menelpon operator. Tapi untunglah, pas ku cek saldoku, semuanya masih utuh (jangan - jangan pencopetnya gaptek?). Kata tanteku waktu itu, pencopet hanya akan mengambil uang saja, setelah itu, dompet dan sisanya dibuang. Huhuhu… padahal dompetku baru, ‘Kalo gitu siniin deh pak dompet saya!’…

Ya ampun, dibuang ke mana ya?

Kok bisa - bisanya sih beraksi di Idul Fitri gitu, dosanya segede apa tuh? Aduh… pokoknya buat ribet deh!

Pengen tahu aku siapa orangnya. Pokoknya, aku ingat yang duduk di dekatku siapa aja, pengennya tahu, apa dugaanku benar bahwa ‘orang yang itu’ yang ngambil (kayak Detective Conan).

Mau ngurus KTP –> harus mengumpulkan foto, eh… fotonya ada di dompet yang hilang itu! Ya udah, pake foto SMA yang culun punya!
Mau ambil uang –> harus lewat bank gara - garanya kartu ATMku hilang. Eh… harus nunjukin KTP! KTPku kan ilang! Ya udah balik lagi ke kos… pasrah… sepulangnya, aku ditelfon ortu –> nangis gara - gara ribet gila!
Ngurus surat keterangan kehilangan –> ke polsek manaaaa gitu ditolak! Gara -garanya hilangnya di Malang. Nyari polsek lain (Gubeng), niatnya mau bilang gini (gara - gara udah kesel), “Saya nggak tahu hilang di mana Pak, namanya juga hilang, kalau tahu saya nggak akan ke sini”, eh… tak disangka, bapaknya baik, aku cuma bilang hilang di terminal sama bapaknya dibilang gini, “Ya udah saya tulis di terminal Bratang ya!”. Tengs pak pol! Beda banget sama yang pertama. Yang pertama udah ditolak, pertama masuk kantornya dicuekin lagi! Mana sambil maen bola sodok! Huh! Pelayanan masyarakat yang kurang! Yang care donk!

Pokoknya, semuanya udah kelar, tapi, sssst… ada satu yang belum kupunya. SIM. Padahal aku di Surabaya bawa sepeda. Nekat juga!

Pokoknya aku berdoa, semoga nggak ada polisi yang baca blogku deh! Hahahaha…

K., Tasaro G.

Posted on by kiky-rose.
Categories: Ners Note.

Cancer

Kinanthi; macapat yang menggambarkan rasa gembira, cinta, dan kebijaksanaan. Kinanthi bisa juga berarti bergandengan tangan atau nama bunga.

Leo

Kinanthi artinya pelipur lara. Obat untuk rasa sakit. Kinanthi itu juga salah satu tembang Jawa. Tembang Jawa itu banyak, sesuai dengan urut-urutan kehidupan manusia. Dari bayi sampai mati.

Tembang pertama, namanya Maskumambang. Menggambarkan jabang bayi dalam kandungan ibunya. Mas artinya belum ketahuan apakah dia akan menjadi laki-laki atau perempuan. Sedangkan kumambang artinya hidup jabang bayi itu mengambang dalam kandungan ibunya.

Tembang kedua namanya Mijil. Artinya, bayi tadi sudah lahir. Sudah duketahui laki-laki atau perempuan.

Selanjutnya, tembang Kinanthi. Asalnya dari kata kanthi atau tuntun. Artinya dituntun, supaya setiap anak manusia bisa berjalan menempuh kehidupan di alam dunia.

Tembang setelah Kinanthi adalah Sinom. Artinya kanoman. Bekal untuk para remaja supaya menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

Selanjutnya adalah tembang Asmarandana. Artinya rasa cinta kepada seseorang.

Gambuh adalah terusan dari Asmarandana. Asalnya dari kata jumbuh. Artinya, kalau dua orang, laki-laki dan perempuan, sudah jumbuh, cocok, sebaiknya disatukan dalam sebuah pernikahan.

Setelah Gambuh, urutan selanjutnya adalah Dandanggula. Menggambarkan hidup seseorang yang sedang bahagia. Apa yang diinginkan bisa terlaksana. Punya keluarga, anak, dan harta yang cukup. Makanya, orang yang bombong atine, senang hatinya, dikatakan sedang ndandanggula.

Durma. Artinya weweh atau berderma. Seharusnya, ketika seseorang sudah hidup serbacukup, akan muncul dalam hatinya keinginan untuk berbagi. Keinginan untuk menolong sesamanya yang sedang mengalami kesulitan.

Setelah kita bisa bersikap durma, sebaiknya kita melakukan Pungkur. Artinya, menyingkir dari segala nafsu angkara murka. Hal yang dipikir adalah bagaimana menolong orang lain. Tidak lagi memikirkan kepentingan pribadi. Semua untuk orang lain.

Dua tembang terakhir, namanya Megatruh dan Pocung. Megatruh artinya putus nyawa. Seseorang harus rela kembali kepada Sang Pencipta, jika saatnya sudah tiba. Tembang terakhir adalah Pocung. Hidup kita akan berakhir dengan kain mori putih atau pucung kemudian dikubur.

NICOTIN is NEURON

Posted on December 12, 2009 by kiky-rose.
Categories: School,Study,....

NICOTIN itu awalnya salah satu ProKer dari BEM, khususnya departemen PenProf (salut buat anak - anak PenProf, apalagi sama Babe Anggi!), tapi entah kenapa, ProKer itu dilimpahkan lagi - lagi kepada angkatan 2008…

Mau tau alasannya?

  1. Kakak - kakak angkatan atas insya Allah menurut pengamatanku –> sudah begitu percaya dengan kemampuan A8.
  2. Kebanyakan yang bekerja adalah A8, nggak tahu kenapa, mungkin angkatan atas udah pada sibuk dengan PBP?

Awalnya, teman - teman bingung untuk mempublikasikan kegiatan ini ke daerah - daerah mereka, apalagi yang jauh - jauh, kalo nggak karena banyaknya sekolah yang mesti didatangi.

Di tengah - tengah perjalanan, terdapat perubahan nama dari NICOTIN menjadi NEURON. Katanya sih, pihak fakultas / rektorat tidak menyetujui nama NICOTIN karena berhubungan dengan hal - hal negatif (zat dalam rokok).

Untung aja cepet punya pengganti nama –> siapa sih yang punya ide ini?

Aku juga beruntung bisa ikut andil dalam acara ini, malam - malam aku diSMS sama Fandi buat jadi koordinator sie pubdok.

Tanggapanku:

” What? Bagaimana bisa aku jadi sie PubDok? Koordinator pula!”

Ternyata, aku dipilihkarena tidak ada pilihan lagi… wkwkwkwk…

Ya udahlah, aku terima aja, hitung - hitung cari pengalaman, sebab kemarin - kemarin aku pasti ditunjuk kalo nggak di sekretaris, bendahara, sie KSK ya sie acara. Nah, jadi, memang benar - benar kali ini aku jadi sie pubdok (horeeeeee!).

Nah, nyari rekan deh, aku nunjuk teman - teman yang memang benar - benar berpengalaman di dunia PubDok. Terima kasih untuk Rizka, Lingga, Amel, Ve, Mbak Jeje, dan Mbak Irma ‘Aini’.

Terima kasih buat mbak Irma udah buatin poster yang baguuuuuuus sekali (maklum, aku buta masalah gituan).

Oh iya, terima kasih juga buat Cipta yang ngeditin selebarannya ya… (lagi - lagi minta tolong –> sie PubDok macam apaan aku ini? -_-).

Terima kasih selanjutnya buat Ve, maaf ya selalu ngerepotin kamu… buat ngupload file ke blog BEM. Selanjutnya buat mas Kusuma yang menggantikan Ve (mungkin sudah jenuh dengan permintaan saya… maaf ya saya sudah mengutak - atik blognya anak MedIT… lain kali saya buat blog sendiri deh… (-_-)v

Kemudian, hal yang membuatku tertarik adalah foto… baru kali ini aku pegang CamDig! Suer! Biasanya aku yang difoto, sih… wkwkwkwk… nah, sekarang, aku suka foto - foto… hahaha… NEURON menjembatani hobi baru saya!

Ceritanya, selesai kegiatan ini, saya lebih suka lagi sama foto, edit - mengedit (setelah kegiatan NEURON, aku lebih dipercaya teman untuk jadi sie dekorasi, ngurusi publikasi, buat desain, alhamdulillah!), dan nge-blog! Oh ya ada satu lagi, lebih suka ngliping ne, gara - garanya aku disuruh buat berita tentang NEURON –> belum berhasil dimuat di Warta UNAIR, jadinya makin penasaran, gimana sih buat berita yang baik dan benar?

Oh iya, aku nggak lupa kok sama adik - adik A9. terima kasih buat Lisca atas tumpangannya ya… kami nyaman di rumahmu… juga buat anak - anak Najo (Nano - nano Junior, wkwkwkwk…) plus Tiwi yang bagian ngurusi perijinan ke sekolah. Juga sama Dhimas dan Gandris, trus nano - nano (minus Devi), Putri, ma Lingga. Eh… ada selundupan dari STIKOM yang dibawa ma Cinthya –> boby ‘Copek’, Wafie, ma adiknya. Tengs ya, udah jadi operator ma buatin film pendek!

Seneng banget ngeliat adik - adik SMA menang, ekspresinya so natural!

Di NEURON wilayah, aku serasa kangen banget sama SMA…

Nah, yang aku suka, NEURON pusat nih, seneng banget ngeliat perjuangan adik - adik SMA bersaing. Temen - temen PenProf juga empat jempol deh untuk buat bebaknya begitu seru!

Akhirnya kita sudah memperoleh pemenangnya:

NEURON pertama kita sukses, kawan! Tapi aku begitu kecewa mendengar kakak - kakak angkatan lain nggak tahu apa itu NEURON… sedihnya… mungkin ne kekurangan sie PubDok kali ya? Maaf ya?

Terima kasih buat teman - teman PenProf untuk kepercayaan yang kalian berikan padaku!

Cerita Kekompakan A8

Posted on December 11, 2009 by kiky-rose.
Categories: School,Study,....

Awalnya, aku akan kembali ke Surabaya haru Minggu siang. Semuanya sudah kumasukkan ke tas. Tapi saat sampai di terminal, bus jurusan Surabaya sepertinya sudah berangkat. Kutunggu setengah jam ada bus datang, tapi pastinya akan berangkat lebih siang lagi. Takut kemalaman, bapak sama ibu menyarankan kembali esok pagi. Aku pulang lagi.

Senin pagi, bapak mau mengantarku jam 3-4 pagi, tapi aku tidak melihat tanda-tanda bapak bangun, jadinya jam 5 baru berangkat. Tidur saja di perjalanan, karena aku tidak ingin sedih atau capek lagi. Sebenarnya, aku bisa saja sampai di Surabaya sebelum jam 1 siang agar aku bisa mengikuti rapat NICOTIN. Tapi ternyata, angkutan kota lebih lama dari yang kukira. Aku sampai di kos tepat jam 1. baru jam 2an aku sampai di kampus. Dan dimulailah kesibukan-kesibukan ini.

Itulah awal dari ceritaku mengenai angkatan 2008 program A, kelasku. Memang awalnya kekompakan bisa terbentuk dari OSPEK yang diadakan sebelum perkuliahan dimulai. Tapi, kekompakan itu masih terkotak – kotak oleh kelompok OSPEK.

Memang benar kalau ada pernyataan,

“Sulit sekali untuk membangun sebuah kekompakan”

Kekompakan kami, kuakui, dibangun dengan sebuah ‘keterpaksaan’ lewat program ASS yang diadakan BEM Universitas Airlangga (terima kasih!).

Kenapa terpaksa?

Karena acara ini diadakan pas liburan semester 2, pastinya banyak yang pulang kampung, lagi leha – leha di rumah masing – masing… beruntungnya, saat itu banyak teman – teman ikut Semester Pendek. Jadinya, mas Samsul, ketua BEM FKp bisa menyampaikan acara ini ke angkatan A8.

Nah, kenapa angkatan A8 yang diwajibkan ikut?

Mungkin nih… 1. Angkatan paling kecil, paling ingusan à dianggap paling sedikit ngasih kontribusi.

2. SKP (Satuan Kredit Prestasi) yang katanya mau diprogramkan sama Rektorat mulai tahun 2008 à ternyata baru ada tahun 2009, gak papa lah, itung2 buat ngasih pelajaran adik angkatan.

3. Susah ngumpulin angkatan atas à ya udah lah, kasih aja ke A8.

Waktu itu, rapat ‘seadanya’ orang aja, jadi sudah ditentukan ketuanya dari yang hadir saja. Yaitu Andi Susilo… (tepuk tangan buat dia!). kemudian, susah sekali untuk mengumpulkan seluruh anggota A8. Maklum, (seperti yang sudah saya jelaskan tadi) liburan.

Akhirnya, teman – teman buat jarkom, isinya mengancam, menakut – nakuti, bahwasanya barangsiapa yang tidak hadir untuk latihan ASS akan dikenakan skors (kok hukumannya enak?).

Kemudian, sedikit demi sedikit ada yang datang dan ikut latihan (Alhamdulillah…) à termasuk aku :P

Reny jadi pengonsep cerita,

Ririn jadi koreografer,

Teman – teman jadi pemerannya,

Latihannya keras, tiap hari, susah payah karena yang latihan datang dan pergi, beda orang beda peran, huuuh ribet! Jadinya buat SMS ancaman lagi. Belum ngaretnya… akhirnya difasilitasi oleh Mbak Esti A5 (makasih ya mbak, udah mau nemenin kita – kita latihan ^_^) kita ngadain diskusi, sharing, mau dibawa ke mana ASS kita? Sampe acara nangis – nangis segala à Reny. Intinya gini:

“Kita semuanya memang capek, liburan juga tersita, tapi kenapa teman – teman tidak mau menunjukkan sesuatu yang maksimal? Memangnya kalian mau liburan yang kita korbankan ini sia – sia? Apa kalian tidak malu menunjukkan sesuatu yang jelek di depan semua fakultas di UNAIR?”

Dari situ kami tergugah, aku, Sally, Rizal, yang berperan jadi teroris tadinya malu dan ragu, sekarang jadi pede, bahkan kami para teroris (+ Andi dan Taufan) jadi tambah kompak.

Akhirnya, semuanya semangat!!! Sampai – sampai kita mau gladi bersih di panggung beneran à padahal panitia dari BEM UA belum datang kami sudah siap di tempat à masih ketiduran gara – gara semalam ada band sampe malem. Rajin amat kita ya???

Kemudian, hal – hal yang ajaib dimulai…

Sebelum acara, para pemain sudah di make – up, siap segala sesuatunya mulai dari property, dll, kecuali satu yang belum aku siapkan à mental!, aku takut penampilan kami GeJe. Tapi, aku yakinkan pada diri sendiri à latihan kami bagus kok!

Untungnya, kami tampil di urutan pertama, jadinya agak nggak minder melihat penampilan fakultas lain. Awal cerita,

Beberapa teman – teman berperan sebagai pesenam pagi di Hotel J.W Mari Out (plesetan dari J.W Marriot) à tepukan dari supporter mulai menggema. Dari situ aku sadar, massa yang dikerahkan lewat selebaran dan SMS (khusus penduduk FKp) berdatangan. Ada angkatan yang membawa bendera BEM FKp (salut!).

Teroris datang mempersiapkan strategi meledakkan bom à aku yang awalnya deg – degan langsung semangat mendengar support dari teman – teman FKp. Bahkan, aku merasa all out karena dari panggung sepertinya terlihat tidak ada orang sama sekali (gelap cin!).

Bom meledak, semua berbaring seolah – olah jadi korban bom à terima kasih sama mas perlengkapan, efek asapnya benar – benar dapet! Teman – teman tambah riuh sorakannya… penyemangat buat kami!

Penutup, kami nge – dance dadakan walaupun dari dance yang keren banget (trim’s Ririn!) jadi dance yang… hehehe… girly banget ceeee??? Njomplang!

Kata temen – temen supporter, mereka suka dance gaya basketnya… keren katanya…

Hahaha… semuanya berjalan lancar walaupun ada siraman di tengah – tengah ketegangan di panggung. Anggia, relawati dadakan, menjalankan miniatur ambulance dengan berjalan mundur… wkwkwkwk… ada – ada aja!

Turun dari panggung… ada rasa beda… aku bangga dengan A8.

Walaupun kita tidak menjadi pemenang, tapi aku rasa aku masih sempat mendengar angkatan atas berbicara seperti ini,

“Walaupun kalian tidak membawa piala, tapi kalian adalah pemenang di mata kami! Kalian sudah berhasil membuktikannya!”

Memang sedikit kecewa, karena juri hanya mengambil 2 juara malam itu. Ririn sempat nangis, saking kecewanya. Tapi Rin, kita pulang dengan kekompakan yang tak ada bandingannya dengan sebuah piala. Sempat bangga juga, supporter kita paling rame, dan, ternyata bazaar kita juara satu looooo!

Teman – teman, mulai saat itu, kompak setengah mati! Aku jadi bangga menjadi angkatan 2008. Apalagi mulai saat itu kami teringat puisi angkatan yang pertama kali dibacakan pas OSPEK (yang cuma terdiri dari 3 kata – atau satu kata?): “Kompak, kompak, kompak!”

VARDGIVARE!

And He Has Gone…

Posted on by kiky-rose.
Categories: friends.

Cerita satu ini tentang sesosok kawan yang telah pergi lebih dahulu menemui Sang Pencipta. Dia pernah menjadi orang yang mengisi hari – hariku. Pernah membantuku. Pernah bekerjasama denganku. Pernah mengejekku. Pernah menyapaku.

3 Agustus lalu, saat aku hampir berjumpa dengan liburan terakhir, aku sempat sangat memohon kepada Tuhan, did alam hati berharap,

“Semoga beberapa hari ini OSIS mengadakan acara reuni atau kumpul – kumpul karena aku sangat kangen dengan mereka”

Tuhan mengabulkan permintaanku,

Dalam acara berduka,

Bridigo Anata, kakak kelasku sekaligus mantan pengurus OSIS juga, meninggal dunia pagi hari, tanggal 5 Agustus 2009, tepat 2 hari setelah aku memanjatkan permohonanku. Pagi setelah aku membantu ibu di dapur, seperti biasa aku kembali akan tidur. Aang mengirimiku SMS memberi kabar itu. Otomatis aku langsung terjaga dari tidur. Saat itu juga aku menghubungi teman-temanku, menanyakan kebenaran berita. Tugas dan kak Arifi membenarkan berita itu. Lalu aku bertanya kepada Tugas apakah teman-teman tidak melayat. Akhirnya, jam setengah 4 sore kami berkumpul. Sebelumnya, aku mengirim SMS kepada Sari dan Tia. Keduanya sakit jadi tidak bisa ikut. Akhirnya aku menjadi ragu lagi, karena merasa tidak ada teman. Lalu kucoba mengirim SMS kepada Rizka dan Andika, tapi tidak ada balasan dari Rizka. Andika terlebih dulu mengirimiku SMS bertanya siapa saja yang ikut. Aku memberitahu kalau aku baru akan berangkat. Setelah yakin akan ada teman, aku benar-benar berangkat.

Di sekolah, tepatnya di café Mami, ada Andika dan Sahid. Mereka masih menunggu teman-teman yang lain. Kemudian ada Syarif dan adik kelasnya yang tergabung dalam PAFF. Beberapa waktu kemudian, Tugas datang dan mengajak dek Yayak, juga adik-adik OSIS yang tidak aku kenal.

Di rumah duka…

Aku mendengar ceritanya.

Awalnya, kak Digo akan kembali ke Malang malam hari, tapi ibunya melarangnya karena jalan di Arak-arak sepi. Akhirnya, kak Digo menundakeberangkatannya esok hari. Dia berboncengan dengan kak Yuda (aku tidak kenal), sekitar jam 6 pagi (saat itu aku akan tidur kembali setelah membantu ibu). Kak Digo di belakang. Sebelum berangkat, ibunya bertanya apakah dia tidak akan mencium tangan ibunya. Kak Digo yang tadinya sudah memakai helm melepasnya lagi. Naasnya, di Besuki sepeda mereka terpeleset. Kabarnya, sepeda dan helm kak Digo jatuh di hutan bakau (diduga helmnya lupa ia kunci setelah mencium tangan ibunya). Kak Yuda selamat, kak Bridigo tidak.

Kak Digo ke Malang untuk menemani kak Yuda yang akan tes, sedangkan kak Digo sendiri akan pindah kos.

Padahal dia selalu aktif mengubah status di facebook. Ya ampun, namanya Bridge Go. Aku selalu membacanya. Aku pernah berdebat dengannya tentang rokok, dia pernah berpendapat, orang tidak akan mati hanya gara-gara rokok. Ya, kak…memang benar.

Sewaktu masih sama-sama di OSIS dia selalu memanggilku Bu Erna. Wah…aku tidak akan berhenti bercerita tentangnya…

Sepulangnya dari sana, Tugas mengajakku sholat di mushola sekolah. Setelah berjamaah, dia menraktir kami semua. Waaaah…ada appa yeaaaaa?? Kayaknya ni, pajak jadian dia dengan yang namanya Sabit? (aku tahu dari FB, tidak kenal, juga hanya menerka). Sayangnya, aku harus pulang lebih dulu jadinya dibungkuuuuus…..

Sampai saat ini, foto wajahnya masih terpampang di facebook. Bridge Go…

‘go to the bridge with peace…’

Gonick, Larry dan Criddle, Craig. Kartun Kimia. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).

Posted on October 23, 2009 by kiky-rose.
Categories: Ners Note.

Democritus: “Zat terbuat dari partikel-partikel kecil yang dapat dibelah (atom)”

Heraclitus: “Segala sesuatu terbuat dari api”

Aristoteles: “Ada 4 unsur / zat dasar yang menyusun semua benda (udara, tanah, api, dan air)”

Jabir dan Al-Razi menciptakan segala macam peralatan laboratorium dan prosedur-prosedur yang berguna.

Hennig Brand (Jerman) membuat emas dengan menyuling 60 ember air kencing, tetapi malah menghasilkan fosforus.

Logam cenderung melepas elektron, nonlogam cenderung menerima elektron.

Pukullah kristal garam dengan palu, maka kristal itu akan remuk. Kenapa? Pada saat dihantam, kristal garam akan membentuk retakan kecil dan 1 lapisan tergeser sepanjang lapisan lain. Pergeseran ini bisa menghadapkan muatan (+) pada muatan (+) dan muatan (-) pada muatan (-). Sekarang kedua potongan itu benar-benar terpisah.

Logam cenderung bengkok / molor.

Kayu mengandung berbagai unsur, tapi terutama tersusun dari C, H, dan O = 1:2:1.

Gunawan, Adi W. 2006. Kesalahan Fatal dalam Mengejar Impian. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Posted on October 8, 2009 by kiky-rose.
Categories: Ners Note.

Seorang manusia saat dilahirkan telah memiliki sekitar 100 miliar sel otak aktif & 900 miliar sel otak pelindung. Total “bekal” kita saat nongol di bumi adalah 1 triliun sel otak. Tuhan Maha Adil & Maha Penyayang. Semua anak manusia dibekali dengan jumlah sel otak yang sama. Tidak ada diskon & tidak ada bonus.

Bandingkan dengan siput yang hanya memiliki 8 sel otak, lebah 7.000 sel, lalat buah 100.000 sel, tikus 5.000.000 sel & monyet 10.000.000 sel otak. Hewan-hewan ini, dengan jumlah sel otak yang jauh di bawah sel otak manusia, ternyata menunjukkan kecerdasan yang luar biasa.

Contohnya lebah. Hanya dengan bekal 7.000 sel otak, lebah mampu mencari madu, tidak perlu menggunakan peta / kompas, mengerti hierarki tugas & tanggung jawab & dapat hidup akur dalam satu koloni. Luar biasa, bukan? Bagaimana dengan manusia?

YES…YOU ARE INDEED A GENIUS

Q-Anees, Bambang. 2005. Pede Aja Lagi: Remaja, Tubuh, dan Spiritualitas. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Posted on October 6, 2009 by kiky-rose.
Categories: Ners Note.

Wajahmu itu hadiah dari Tuhan. Jika kamu memberi hadiah kepada seorang teman, lalu hadiah itu dirusak / dilecehkan, apakah kamu akan senang? Tentu tidak. Demikianpun dengan Tuhan. Terimalah wajahmu itu, rawat & kenali gejalanya.

Kebohongan hanya akan tetap menjadi rahasia jika kita terus menutupinya. Kebohongan hanya akan ditutupi dengan kebohongan yang lain & itu membuat kamu jadi terus menerus merasa berdosa.

Apakah harga kamu hanya pada bibir saja? Jadi walaupun kamu tak memberi ijin si doi untuk mencium, si doi tetap mencintaimu; tetap menjadi pacar kamu. Namun jika dia ngambek & mutusin kamu gara-gara nggak dikasih bibir, hati-hatilah dia mencintaimu karena ngeres belaka. Jadi, penolakan ciuman dapat berfungsi sebagai penguji keseriusan cinta doi.

Jika Allah diminta untuk memaafkan & memberi ortu kasih sayang, bagaimana dengan kita? Apakah kita tidak juga meminta pada diri sendiri untuk memaafkan orang tua & memberi kasih sayang pada mereka?

Ada ujar-ujar suci dari kaum sufi, “Apa yang kamu lakukan pada sesama manusia, itulah yang dilakukan Allah padamu”. Jika kamu tidak mau memaafkan kesalahan orang lain, jangan-jangan kesalahanmu itu juga tidak dimaafkan oleh Allah.

I ever became a secret admirer

Posted on April 20, 2009 by kiky-rose.
Categories: dream.

Persahabatan ibarat sebuah janji yang dibuat oleh hati, tak dapat ditulis dan tak dapat dibaca, namun takkan terpisahkan oleh jarak dan takkan berubah oleh waktu…

sedetik di mata, selamanya di jiwa.

Kata-kata Indah…

Posted on April 16, 2009 by kiky-rose.
Categories: dream.

indah dari kebersamaan adalah timbulnya persaudaraan hingga kita bisa mengetahui perasaan masing-masing, semakin terbuka dengan isi hati. Saat perpisahan merenggutnya, terasa bahwa diri kita semakin lemah dengan melepaskan gandengan tangan dan susutlah satu per satu. Tapi sebenarnya, kita masih dekat.